Bandung – Universitas Islam Bandung (Unisba) dengan sukses menyelenggarakan rangkaian kegiatan Milad ke-67, yang secara resmi ditutup pada Kamis, 13 November 2025 di Aula Utama Unisba. Perayaan tahun ini menghadirkan beragam kegiatan ilmiah, kolaboratif, dan sosial sebagai wujud komitmen Unisba untuk terus bertransformasi menjadi institusi pendidikan yang unggul, adaptif, dan berorientasi pada keberlanjutan.
Milad ke-67 mengangkat tema “Smart Engineering for Sustainable Industry dalam Pembangunan Nasional”, sebagai wujud kontribusi Unisba dalam mendorong inovasi rekayasa dan teknologi yang berkelanjutan untuk menghadapi tantangan perkembangan industri dan era transformasi digital berbasis kecerdasan buatan (AI).
Persiapan dan Pelaksanaan Milad: Kolaborasi Lintas Unit
Penanggung jawab kegiatan, Ibu Astri Mutia Ekasari, ST., MT., menyampaikan bahwa persiapan Milad telah dilakukan sejak April 2025. Tahapan tersebut mencakup pembentukan panitia, penetapan struktur kerja, hingga koordinasi berkelanjutan untuk menyusun rangkaian kegiatan.
“Tim prosesi Milad terdiri dari berbagai unsur seperti Fakultas Teknik, Komhumas, SDM, Akademik, Kemahasiswaan, dan Sekretariat Rektorat, dengan arahan dari Rektor dan Dekanat. Koordinasi dilakukan secara berkelanjutan mulai dari penentuan tema, pemilihan orator ilmiah, hingga penyusunan agenda prosesi,” jelasnya.
Aula Utama Unisba kembali menjadi lokasi prosesi puncak, mempertahankan tradisi sebagai ruang simbolis yang sakral bagi perjalanan sejarah universitas.
Selain prosesi utama, rangkaian Milad mencakup berbagai agenda seperti:
- Seminar nasional dan internasional
- Forum Group Discussion (FGD)
- Kegiatan tridarma perguruan tinggi
- Kolaborasi bersama pemerintah daerah dan mitra industri
- Keterlibatan alumni dan partisipasi masyarakat luas
Acara ini dihadiri oleh civitas akademika Unisba serta tamu undangan dari lembaga eksternal sepertiLLDIKTI, KOPERTAIS, APTISI, ABPTSI, mitra kerja sama fakultas, sponsor, dan yayasan.

Makna dan Tujuan Milad: Menguatkan Identitas, Memperluas Dampak
Ketua Pelaksana, Bapak Dr. Ir. M. Dzikron AM, S.T., M.T., IPM., menyampaikan bahwa Milad bukan sekadar acara seremonial, melainkan momentum penguatan nilai dan memperluas partisipasi.
“Milad adalah pengingat eksistensi dan perjalanan perkembangan institusi. Rangkaian panjang kegiatan membuka ruang partisipasi yang lebih luas bagi dosen, mahasiswa, alumni, dan mitra. Di
dalamnya terisi tridarma: pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, sekaligus memperkuat silaturahim dan sinergi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya tema yang diangkat.
“Smart engineering dan sustainable industry menjadi isu strategis yang harus dijawab perguruan tinggi di tengah perubahan teknologi dan tuntutan keberlanjutan lingkungan. Pendidikan harus mempersiapkan generasi jangka panjang yang siap menghadapi tantangan global.”
Harapan Milad Unisba ke Depan: Milad sebagai Ruang Inovasi Berkelanjutan
Dalam penutupannya, Ketua Pelaksana menyampaikan harapan agar Milad tahun-tahun berikutnya dapat memberikan dampak yang lebih luas bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan kolaborasi lintas sektor:
“Ke depan, Milad harus menjadi wadah untuk memperkuat kolaborasi nasional, memperluas jaringan internasional, dan menghasilkan kontribusi nyata bagi masyarakat serta dunia industri.”
Kesimpulan
Dengan berakhirnya rangkaian Milad ke-67, Unisba kembali meneguhkan komitmennya untuk menjadi kampus yang inovatif dan berkelanjutan. Melalui penguatan tridarma, kerjasama strategis, dan
semangat kebersamaan, Unisba siap melangkah menuju masa depan yang penuh tantangan sekaligus peluang.
Selamat Milad ke-67, Universitas Islam Bandung.Semoga terus maju, menginspirasi, dan memberi manfaat bagi bangsa dan umat.
