Produk Kelas Mal Dari Daur Ulang Sampah

IMG-20170203-WA0003 Ratusan mahasiswa dan mahasiswi begitu asyik menganyam beberapa bungkus minuman serbuk. Sesekali diantara merek saling melihat teman disebelahnya, bagaimana melipat  atau menambahkan lem. Adapula yang sibuk melintir kertas koran agar bentuknya bundar padat lalu disatukan menjadi alas makan.

Sekilas, itulah gambaran kegiatan yang dilakukan sekitar 200 mahasiswa dari berbagai Fakultas di Universitas Islam (Unisba) Bandung yang diantaranya dari Fakultas Teknik  saat mengikuti program pelatihan daur ulang di Student Center Unisba, Jl. Tamansari No. 1 Bandung.

Dari kegiatan rutin tahunan itu, mereka mampu menghasilkan berbagai macam produk menjadi barang yang memiliki nilai lebih dan bermanfaat.

IMG-20170203-WA0005 Menurut Ketua Komunitas Clean and Green 2017 Tirani H Nur Ulfah, acara yang bernama “Upcycle” ini bertujuan melakukan pelatihan daur ulang sampah organik dan anorganik. Upcycle organik lebih pada workshop edukasi pembuatan biopori dan kompos organik, sedangkan untuk Upcycle sampah anorganik lebih menambahkan value added barang yang tidak terpakai seperti bungkus minuman serbuk, koran bekas, ring air mineral cup, kantong keresek, juga sedotan bekas.

IMG-20170203-WA0004 Hasil dari daur ulang tersebut, kini banyak diburu oleh masyarakat luas. Hal ini terbukti dari pembelian di sejumlah stand permanen di Paris Van Java Mall yang digelar setiap sabtu-minggu dan juga pameran di Toko Buku Gramedia pekan ini. Produk yang dihasilkan seperti tas jinjing, alas piring, tempat tisu, hiasan meja, dan lainnya akan dijual di stand tersebut mulai dari harga Rp.10.000-300.000.

Hadir pula sebagai pelatih workshop M. Satori, ST., MT., yang merupakan pakar dibidang pengolahan sampah sekaligus dosen Fakultas Teknik, Program Studi Teknik Industri di Unisba. Dia menuturkan, semakin hari minat masyarakat terhadap produk daur ulang semakin meningkat. Hal ini terlihat dari kesadaran, daya dukung, serta daya beli masyarakat terhadap produk serupa.